Contoh Surat Perjanjian Adopsi Anak Yang Baik Dan Benar Sesuai UUD

Contoh Surat Perjanjian Adopsi Anak yang benar dan sah secara hukum pidana dan perdata di Indonesia haruslah anda ketahui sebelum memutuhskan mengadopsi anak di panti asuhan tentunya. Berbeda jika kita harus mengdopsi anak dari sanak saudara maka tidaklah begitu penting surat perjanjian ini jikapun di butuhkan anda harus bisa membuatnya. Anak adalah harta yang paling berharga di dunia, namun memang tidak semua orang dengan cepat di karuniai buah hati, menikah selama puluhan tahun dan belum memiliki anak memang banyak sekali kita temukan.

Jika anda bersama pasangan sudah yakin ingin mencob adopsi anak, dengan tujuan memang ingin membesarkanya seperti anak anda sendiri atau dengan tujuan mungkin memancing menurut orang tua jaman dulu maka sah sah saja. Ok langsung saja simak ulasan lengkap tata cara dalam pengurusan surat perjanjian adopsi ini yang bisa anda simak dibawah langsung saja. Apakah anda saat ini berencana untuk mengadopsi anak? maka anda harus tahu contoh surat perjanjian adobsi anak yang baik dan benar. Sehingga tidak akan ada kesalahan yang ditimbulkan dikemudian hari. di Indonesia mengadopsi anak telah diatur dalam UU No. 23 tahun 2002 tentang pelaksanaan pengangkatan anak angkat. Adopsi anak bisa dilakukan dan harus berorientasi untuk kebahagian anak, selain itu syarat lainnya adalah orang tua angkat tidak diperbolehkan menutupi hubungan dengan orang tua kandung mereka.

Surat Perjanjian Adopsi Anak

Surat Perjanjian Adopsi Anak

Selain itu alangkah baiknya jika orang tua angkat satu agama dengan orang tua kandung. Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi adalah orang tua angkat harus sehat jasmani dan rohani, berumur paling sedikit 33 dan maksimal 50 tahun, berkelakuan baik, berstatus menikah minimal 5 tahun, belum punya anak atau baru punya anak satu, mampu secara ekonomi dan sosial, dan pastinya juga membuat penyataan surat perjanjian adopsi. Sedangkan untuk syarat anak yang diadopsi antara lain, anak belum berusia 18 tahun, anak yang terlantar atau ditelantarkan, dan anak yang membutuhkan perlindungan khusus.

Cara Membuat Contoh Surat Perjanjian Adopsi Anak baik Dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Adopsi Anak

Contoh Surat Perjanjian Adopsi Anak

Apakah anda ingin mengadopsi anak? maka anda harus membuat surat perjanjian adopsi. Ketika anda akan mengadopsi seorang anak, maka anda harus menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan, diantaranya adalah KTP, surat nikah atau akta nikah, kartu keluarga, surat yang berasal dari dokter kandungan, surat keterangan pendapatan dari tempat bekerja.

Selain itu surat pengangkatan bahwa didalamnya tertulis bahwa adopsi dilakukan untuk membahagiakan anak, selain itu surat ijin dari orang tua kandung anak atau dari pihak lembaga yang mengasuhnya. Jika dokumen tersebut sudah lengkap maka bisa dibawa ke dinas sosial. Bagi anda yang masih bingung cara membuat contoh surat perjanjian adopsi anak baik dan benar :

  • Hal pertama yang harus disebutkan adalah judul surat, biasanya menggunakan judul surat perjanjian adopsi anak, dalam surat ini jangan lupa untuk lebih sopan dan formal.
  • Dibawahnya akan tertulis pernyataan, berupa nama suami, tempat tanggal lahir, nama istri, alamat dan lain sebagainya, ini merupakan pernyataan dari orang tua kandung
  • Selanjutnya akan disebutkan biodata orang yang akan melakukan adopsi. Biasanya didalamnya terdapat biodata lengkap engan alasan tertentu
  • Selanjutnya isi didalam surat tersebut berisi bahwa diharapkan anak akan mendapatkan bimbingan yang baik hingga ia mampu hidup mandiri.
  • Disebutkan juga didalamnya bahwa orang tua tidak akan menuntut kembali anak yang sudah diadopsi.
  • Dan langkah terakhir adalah menulis tempat tanggal lahir, dibawahnya lagi tanda tangan orang tua, juga jangan lupa ditulis nama saksi ketika perjanjian ini berlangsung. Sehingga jika ada masalah dikemudian hari maka bisa diselesaikan dengan baik.

Tahap-Tahap Adopsi Anak

Bagi masyarakat yang ingin mengadopsi anak angkat, maka harus mengikuti beberapa prosedur yang cukup ribet, diantaranya adalah menyiapkan dokumen. Siapkan segala dokumen seperti KTP, KK, buku nikah dan lain sebagainya ke dinas nasioanal. Selanjutnya juga ada tahap uji kelayakan orang tua angkat, disini orang tua akan dilihat apakah sudah memiliki ekonomi yang mapan untuk membahagiakan anak angkat atau tidak.

Selanjutnya juga ada tahap pengasuhan sementara, biasanya pengajuan surat diajukan setelah 6 bulan mengasuh anak angkat. Tahap selanjutnya adalah tahapan rekomendasi dari dinas sosial, juga ada tahap perkembangan olek Kemensos, bahkan ada juga penetapan pengadilan. Selain itu penting juga mengetahui contoh surat perjanjian adopsi anak baik dan benar, sehingga proses juga berjalan dengan baik dan cepat

/* */