Contoh Naskah Drama

Contoh Naskah Drama

Kalian sedang mencari contoh naskah drama ? selain itu tentu saja juga harus tau dulu apa pengertianya kemudian jenis sampai pada gaya peyajian yang tentu saja akan melengkapi pengetahuan kalian lebih dalam akan dunia drama yang sudah ada sampai sekarang. Drama singaktnya adalah bermain peran dengan mengikuti alur, kemudian jalan cerita yang sudah disediakan dalam sebuah naskah baik panjang ataupun pendek pemerangya jika pendek bisa 4 orang dan disesuaikan juga dengan jalan ceritanya.

Supaya kalian tambah paham maka langsung saja kita bahas pada intinya saja yuk perhatikan dibawah ini semoga bisa mempermudah kalian dalam mendalami perang masing masing nantinya dalam bermain sebuah drama sebagai tugas sekolah atau yang lainya.

Tips sukses bermain drama memang bisa dikatakan susah suah gampang dimana yang paling utama adalah kalian sudah hafal dulu neh jalan cerita dari drama yang akan kalian mainkan. Setelah itu barulah mulai belajar mendalami peran dari tokoh yang akan kalian bawakan sampai kepada karaktristik individunya dimana nanti bisa kalian lihat dalam biografi jika memang ada kemudian percaya diri dan tentu saja tidak tegang.

Pengertian Drama

Drama merupakan sebuah karya sastra yang dituangkan dalam sebuah percakapan, dialog dan akhirnya akan dipentaskan dalam sebuah panggung dan di lihat atau saksikan oleh banyak khalayak. Drama sendiri identika dengan sebuat teater pentas seni, maka banyak orang mengatakan pementasan teater drama. Jadi lebih singkatnya, yang dimaksud dengan drama adalah cerita yang disampaikan dalam bentuk perbincangan dan juga gerakan yang bakal dipentaskan di atas maupun di lokasi-lokasi tertentu.

Jenis Tipe Drama

Terdapat beberapa tipe drama yang biasa digunakan, tergantung dari dasar yang digunakannya. Di dalam bentuk pemecahan drama, pada umumnya digunakan tiga dasar, yaitu berdasarkan penyajian kisah drama, berdasarkan kehadiran naskah drama itu, dan yang terakhir berdasarkan sarana.

Berdasarkan Penyajian Kisah

Berdasarkan penyajian kisah, drama dibedakan menjadi 8 jenis, yakni:

  1. Drama komedi : Drama komedi adalah drama yang menceritakan kelucuan.
  2. Drama tragedi : Drama tagedi adalah drama yang menceritakan kekecewaan.
  3. Drama tragekomedi : Drama tragekomedi adalah perpaduan antara drama komedi dan drama tagedi.
  4. Drama opera : Drama opera adalah drama yang dialognya dinyanyikan dan diiringi dengan musik.
  5. Drama melodrama : Drama melodrama adalah drama yang dialognya diucapkan dan diiringi dengan musik.
  6. Drama farce : Drama farce adalah drama yang menyerupai dagelan, akan tetapi tidak sepenuhnya drama itu contohnya dagelan.
  7. Drama tablo : Drama tablo adalah tipe drama yang lebih menonjolkan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan sebuah dialogpun, namun dengan melakukan beberapa gerakan.
  8. Drama sendratari : Drama sendratari adalah perpaduan antara seni drama dengan seni tari..

Berdasarkan Dari sarana Pementasannya

Berdasarkan dari sarana pementasannya, drama dibagi menjadi 6 tipe yakni:

  1. Drama panggung : Drama Ppanggung adalah drama yang sepenuhnya dimainkan di atas panggung.
  2. Drama radio : Drama ini tidak dapat dilihat, akan tetapi hanya dapat di dengarkan oleh penikmatnya saja dengan melalui radio.
  3. Drama televisi : Drama televisi ini dimainkan di atas panggung, akan tetapi kamu hanya bisa menikmatinya melalui televisi.
  4. Drama film : Drama film menggunakan media layar lebar dan pada umumnya dipertunjukkan di bioskop.
  5. Drama wayang : Drama wayang ini diiringi oleh pagelaran wayang.

Berdasarkan Ada atau Tidak Adanya Naskah Drama

Berdasarkan ada atau tidak adanya naskah drama, drama dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yakni:

  1. Drama tradisional : Drama tradisional adalah drama yang tidak menggunakan naskah.
  2. Drama Modern : Drama modern adalah drama yang menggunakan naskah.

Ciri-Ciri Teks Drama

Di bawah ini adalah penjelasan tentang ciri-ciri teks drama, yaitu:

1. Seluruh Cerita Drama Berbentuk Dialog

Seluruh cerita drama berbentuk dialog, entah itu tokoh dan juga naratornya. Inilah ciri mutlak di dalam naskah dialog, seluruh ucapan haruslah dituli dalam bentuk teks.

2. Obrolan Dalam Drama Tidak Menggunakan Tanda Petik

Hal ini disebabkan obrolan drama buka sebuah kalimat langsung. Oleh karena itu, naskah drama sendiri seharusnya tidak menggunakan tanda petik.

3. Naskah Drama Dibekali Dengan Sebuah Petunjuk

Naskah drama ini dibekali dengan sebuah petunjuk yang harus dilakukan pada tokoh pemeran yang bersangkutan. Petunjuk itu dapat ditulis di dalam tanda kurung atau dapat juga dengan menggunakan tipe huruf yanf tidak sama dengan huruf yang lain.

4. Naskah Drama Terletak Di Atas Obrolan

Naskah drama ini terletak diatas obrola atau disamping dialog.

Contoh Naskah Drama

Contoh Naskah Drama
Contoh Naskah Drama

Berikut ini adalah contoh naskah drama yang baik dan benar yang disajikan untuk kamu. mulai dari contoh naskah drama pendek, contoh naskah drama komedi, contoh naskah drama persahabatan, contoh naskah drama lucu, contoh naskah drama cerita rakyat, contoh naskah drama 6 orang, contoh naskah drama 5 orang, contoh naskah drama musikal, dan yang lainnya. Yuk, langsung saja simak contohnya.

Contoh Naskah Drama Komedi Lima Orang

Siang itu lima sekawan yaitu Tomas, Nina, Andi, Ali, dan Bayu sepakat untuk mengerjakan tugas sepulang sekolah bersama.

Andi : Nanti kita kerjakan di tempat biasa ya kawan-kawan.

Ali : Di balai desa atau di rumah Tomas.

Andi : Di balai desa saja kawan-kawan.

Nina : Baiklah kawan-kawan, kalau begitu saya pulang ganti baju dan makan dahulu baru saya ke balai desa.

Sesudah mereka semua pulang kerumah masing-masing dan menunjukkan pukul tiga sore, Nina, Andi, Ali, dan Bayu segera berangkat menuju balai desa. Hanya Tomas yang tidak berangkat sebab sepulang sekolah dirinya tertidur pulas dan lupa kalau telah sepakat mengerjakan tugas.

*Di balai desa*

Ali : Tomas mana ya? Sudah hampi jam setenga lima dia tidak kunjung tiba.

Nina : Jangan-jangan Tomas lupa kalau saat ini kita akan mengerjakan tugas?

Andi : Atau mungkin dirinya mengira jika kita akan mengerjakan tugas di rumahnya. Lebih baik kita kerumahnya mungkin dirinya telah menunggu kita.

Mereka bermpat mengerjakan tugas bersama terlebih dulu sembari menunggu kedatangan Tomas. Sesudah jam tangan Bayu menunjukkan angka pukul 05.00 sore, terlihat dari jauh anak laki-laki terengah engah sedang berlari membawa tas.

Ali : Tuh kan, Tomas baru kemari.

Nina : Eh.. iya. namun mengapa dia berlari seperti dikejar anjing dan menggunakan seragam sekolah?

Seketika Andi, Nina, dan Bayu tertawa terbahak-bahak.

Andi : Ini masih sore, Tomas, pasti dirimu baru bangun tidur kan?

Nina : Makannya Tom, kita dilarang tidur hingga hampir petang.

Wajah Tomas memerah disertai rasa malu dan menyesal.

Contoh Naskah Drama Enam Orang

Siang itu pada saat jam istirahat sekolah berbunyi, Aris, Eko, Wanto, Lisa, Ratna, dan Heri memesan makanan di kantin sembari mengobrol bersama.

Lisa : Eh kalian tahu tidak mengapa Radit tdak masuk sekolah selama empat hari? Apa dia sakit ya?

Heri : Terakhir saya melihat Radit kemarin sore duduk termenung di teras rumahnya pada saat saya akan pergi ke warung dekat rumahnya. Waktu itu saya sempat bertanya kepada dia mengapa dia merenung dan tidak masuk sekolah. Dia hanya menjawab tidak kenapa-kenapa dan beralasan kalau akhir-akhir ini dirinya selalu kesiangan.

Eko : Hmm, tidak mungkin Radit kesiangan terus menerus, dia kan anak yang rajin selalu bangun sebelum adzan subuh. Jangan-jangan Radit sedang terdapat masalah namun dia tidak ingin menceritakan masalahnya kepada kita?

Ratna : Oh iya saya baru ingat, empat hari yang lalu sepulang sekolah, mama ku bercerita jika dia melihat Radit di pasar sedang membantu ibunya berjualan. Bukankah hari itu dimana hari pertama Radit tidak masuk sekolah?

Aris : Alangkah baiknya, sepulang sekolah nanti kita mengunjunginya untuk mengetahui apa yang sedang terjadi pada Radit.

Lisa, Ratna, Heri, dan Eko setuju dengan usulan Aris. Sore harinya mereka berkumpul dan berangkat bersama menuju ke rumah Radit. Disana mereka menemukan Radit sedang merapkan barang dagangan ibunya.

Radit : Teman-teman ada apa? kenapa kalian semua mendadak kemari? Mari duduk dulu teman-teman.

Eko : kami hanya ingin memastikan alasan kenapa kamu tidak masuk sekolah selama empat hari berturut-turu sebab kami semua tahu jika kamu sahabat kami yang paling rajin dan kami juga curiga jika kamu sedang ada masalah.

Aris : Sebaiknya kamu menceritan kepada kami semua apa masalahmu sebanarnya Dit.

Radit : Maaf sebelumnya teman-teman, saya tidak ingin menceritakan masalahku sebab saya malu dan tidak ingin menyusahkan kalian semua. Saya bekerja membantu Ibu untuk meringankan biaya sekolah sebab saya terancam tidak dapat membayar uang SPP dan saya kasihan melihat ibu saya bekerja sendirian.

Lisa : Jika begitu beso sore kami akan membantumu berkeliling menjualkan sebagaian daganganmu dit. Bagaimana teman-teman?

Heri: Iya, saya sangat setuju!

Ratna : Ibuku sering membeli dagangan Ibumu sebab ika dan sayurnya selalu segar. jajanan pasarnya juga sangat lezat. Nanti saya tanyakan kepada Ibu untuk menawarkan jajanan Ibumu kepada teman-teman arisannya.

Radit : Terima kasih ya teman-teman, kalian memang teman terbaikku.

Contoh Naskah Drama Tujuh Orang

Di sebuah desa tinggalah sepasang suami-istri yang telah tua. Mereka tinggal berdua sebab anak-anak mereka semuanya pergi ke perantauan. Suaminya yang sedang duduk di teras,

Kakek : Ma, tolong ambilkan papa Kopinya dong!

Nenek : Tak usah panggil saya Ma, kita ini sudah tua kakek nenek. Anak-anak kita juga telah dewasa bahkan ada yang telah mempunyai anak. Kita sudah menjadi kakek dan nenek.

Kakek : Ya sudah kalau demikian, nenek ambilkan kakek kopinya!

Nenek : Memangnya saya kelihatan tua makannya kamu panggil saya nenek?

Kakek : Lohhhh, gimana sih dipanggil mama tidak mau giliran di panggil nenek marah-marah?

Tetangga yang mendengar kegaduhan mereka ikut menimpalinya.

Pak Juki : Kalian ini selalu bertengkar seperti muda-mudi yang masih pacaran saja.

Kakek : Mau saya sih begitu pak Juki, namun apa daya kulit sudah mengendur.

Bu Juki : Memangnya kalau kulit sudah mengendur disebut tua ya, Pak?

Nenek : Dia memang selalu berlagak seperti anak muda, padahal mengangkat kursi saja kentutnya keluar.

Lalu datang Bu Sarni, anak pertama dari suami-istri itu beserta anaknya Anggun dan pak Sarni suami Bu Sarni Mengunjungi orang tua dan kakeknya. sarni membawakan oleh-oleh dari luar kota untuk kedua orangtuanya.

Kakek : Telah berapa lahun lamanya kamu tidak mengunjungi ayah dan ibumu ini, Sarni?

Anggun : Kakek memang sudah pikun, baru dua bulan yang lalu kami kesini.

Nenek : Dia memang sudah pikun, terkadang sampai lupa kalau dia sudah makan sampai lima kali sehari.

Pak Sarni : Wahh, jika begitu nanti badan Bapak akan gendut seperti sumo dong.

Bu Sarni : Jika badan Bapak Gendut kasihan Ibu nanti disenggol sedikit saja langsung melayang.

Nenek : Hussss, kamu kira ibu tidak mempunyai kekuatan untuk me;lawan badan sumo Bapakmu? tenaga Ibu ini masih kuat seperti anak muda.

Bu Juki : Ternyata suami istri sama saja, tidak ada yang mau kalau mengaku muda.

Contoh Naskah Drama Singkat Delapan Orang

Pagi itu disebuah sekolah SMA Astar berlari menghampiri Riko, Maya, Nita, Aji, Mita, Eni, dan Mamat

Astar : Teman-teman, kemarin ada salah satu teman kita yang sedang ditahan polisi karena terlibat kasus Narkotika.

Riko : Iya betul, kemarin saya mendengar kabar burung namun saya tidak mengetahui siapa anak yang ditahan itu.

Nita : Katanya sih, kalau saya tidak salah dengar yang ditangkap polisi itu si Johan anak kelas sebelah.

Mamat : Ya ampun, kasihan sekali ya, pasti dia ada masalah sehingga sampai mencoba memakai obat-obat terlarang sebagai pelariannya. Di satu sisi, kejadian itu merusak nama baik sekolah kita ini.

Maya : Namun dapat saja dia adalah korban atau dijebak orang. Kita tidak boleh menuduhnya sebagai pemakai terlebih dahulu sebelum mempunyai bukti yang kuat.

Nita : Setahu aku, dia memang berasal dari keluarga yang cukup mampu, tetapi kurang kasih sayang dari orang tuanya.

Aji : Benar kata maya, saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab yang menjebak atau mencari korban yang lainnya.

Eni : Saat ini memang sedang marak kasus Narkotika dikalangan remaja. Hampir setiap hari tayangan di televisi menyiarkan berita mengenai kasus Narkotika.

Mamat : Kita harus benar-benar pandai memilih teman bergaul dan juga mewaspadai orang asing yang ada disekitar kita.

Mita : Kasih sayang juga perhatian dari orang tua memang sangat berpengaruh untuk kehidupan remaja yang masih labil. Jika orang tua terus menerus mengabaikan anak-anaknya, mereka akan terjerumus ke pergaulan bebas.

Eni : Semoga saja sesudah direhabilitasi, Johan dapat sembuh dan dapat bersekolah seperti biasanya ya teman-teman.

Maya : Semoga saja, perjalanan hidup kita masih panjang ya. Usia kita saat ini adalah usia yang mana kita menemukan jati diri dan juga merencanakan masa depan. Sangat disayangkan kalau tindakan buruk yang kita perbuat saat ini bisa menghancurkan masa depan kita.

Riko : Mari kita bersama-sama saling mendukung dan mengikuti agar kita tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang akan merusak masa depan kita. Kuatkan iman dan juga terbuka kepada orang tua, teman, keluarga, dan juga teman terdekat kalau terdapatĀ  masalah supaya kita tidak depresi dan memicu kita melakukan perbuatan terlarang seperti mencoba memakai Narkotika!.

Contoh Drama Musikal Sembilan Orang

Rani adalah salah satu siswi sebuah SMA yang sangatĀ  berbakat di bidang seni, musik, dan sastra. Karya-karya darinya selalu mengisi mading sekolah yang dimuat di beberapa koran dan majalah. Hari ini rani kedatangan teman-teman sekolah yang ingin melihat karya-karya yang lain rani yang belum dipublikasikan.

*Di rumah Rani*

Rani : Silahkan masuk teman-teman. Maaf rumah saya sempit teman-teman.

Sinta : Maaf juga untuk sebelumnya kita merepotkanmu, Rina.

Rani : Tak apa-apa teman-teman, justru saya sangat senang kalian berkunjung ke rumahku dan tertarik melihat karyaku.

Nana : Kamu memang hebat Rani! Puisi yang kamu buat selalu menyentuh hati siapa saja yang sedang membacanya.

Rani : Bisa saja kamu Nana. Saya juga masih belajar disini. Karyaku masih tidak seberapa dengan karya para sastrawan yang linnya.

Naya : Jika terus diasah, suatu saat nanti kamu juga bisa menyaingi para sastrawan yang sangat terkenal tersebut.

Mawar : Iya Rani. Kami disini juga ingin melihat karyamu yang belum dipublikasikan.

Mereka semua lalu masuk ke kamar Rani.

Ita : Wahh, ternyata kamu juga pandai melukis ya, Rani. Mengapa kamu tidak memasang lukisanmu juga di mading sekolah? pasti banyak sekali yang menyukainya.

Rani : Sebenarnya itu luksan terakhir yang aku buat, ayahku tidak senang melihatku melukis dan meminta kepadaku untuk dokus sekolah dulu sebab aku selalu menghabiskan waktu melukis berjam-jam dan lupa belajar.

Dina : Lalu, bagaimana dengan karyamu yang lainnya seperti puisi dan karya sastra yang lainnya?

Rani : kalau untuk soal itu, ayahku tidak mengetahui sebab kalau membuat puisi dan juga karya sastra yang lainnya, ayahku menanggap aku sedang belajar.

Sinta : Lalu, bagaimanakah dengan ibumu?

Rani : Kalau ibuku setuju saja juga membiarkanku mengembangkan bakat dan minatku.

Tika : Aku dengar kamu ini pintar menyanyi ya, Rani?

Rani : Tidak sepintar itu, hanya saja aku sering menulis lirik lagu dan juga menyanyikannya memakai gitar kesayanganku.

Agnes : Kamu ini memang hebat Rani! Disamping pintar sastra kamu juga pintar memainkan alat musik gitar.

Lala : coba kamu nyanyikan salah satu lagu ciptaanmu dong, Rani! kami disini ingin mendengarkannya!.

Rani : Saya tidak terlalu pandai menyanyiteman-teman. Saya hanya menciptakan lirik dan juga membuat arasemen musiknya.

Mawar : Ayolah Rani please, jangan ma;lu-malu.

Rani : Baiklah kalau kalian memaksa.

Rani mulai memetik senar gitar dan juga menyanyikan sebuah lagu karyanya. Teman-teman yang lainnya hanya mendengarkan dan menikmati suara Rani yang beradu dengan suara petikan senar gitar. Sesudah rani mengakhiri lagunya, semua teman-temannya memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.

Agnes : Wah, aku jadi ingin belajar memainkan gitar juga.

Sinta : Rani, Dapatkah ajarkan kami memainkan gitar?

Rani : Bisa saja teman-temn aku mengajari kalian bermain gitar, namun tidak untuk hari ini ya, besok siang ada ujian sastra.

Enjel : Baiklah, Rani. kapan-kapan kita main lagiya kerumah kamu.

Rani : Oke, jangan sungkan-sungkan ya datang kapanpun kalian mau.

Ita : Kalau demikian, sekarang kita mau pamit dulu. Terimakasih Rani atas waktunya.

Rani : Sama-sama teman-teman, sampai jumpa besuk di sekolah ya.

Contoh Naskah Drama Bahas Jawa Sepuluh Orang

Ing desa Taman Joyomulyo nyelenggara patemoning pemuda ing 35 taun (Rafka, Tata, Aji, Aziz, Riko, Rahma, Zahra, Adam, Diki, lan Jessi).

Rafka : Wengi iki kita bakal nemtoake apa kegiatan sing bermanfaat lan kompetisi sing dianaake kanggo mengeti 35 tahun desa Joyomulyo. Apa annaususlluwih inovatif saka kanca ? Utawa kita bakal nahan balapan lan kegiatan kaya taun kepungkur?

Aziz : kita kudu mikir babagan aktivitas lan kompetisi sing rada beda supaya wong-wong ora bosen.

Tata : Aku ngajak nyengkuyung kontes puisi lan penyusunan babagan lingkungan desa kanggo boca-bocah supaya ekspesi, pemikiran, lan keterampilan ing sastra lan seni disalurke.

Rahma : Sarujuk. Saliyanengah bakat, kontes puisi ugamigunani minangka sarana pendidikan kanggo wong-qong kuwi mau.

Diki : Aku ngusulake kegiatan sajrone karya bakti, kita bakal mbantu anak yatim piatu lan wong miskin oramunging desa kita nanging uga ing desa-desa tetanggan.

Jessi : Aku seneng banget karo gagasan Diki, supaya kita orasenenging dina kuwi, nanging kabeh dianggep minangka wong saka desa.

Adam : Lajeng kita mbetahaken kathah dana kanggenindakaken tugas.

Aji : Aku bakal nggawe proposal sing ditujoake kanggo kepala desa babagan kegiatan, kompetisi lan ugo biaya sing dibutuhke. Sakdurunge kita dibagi ing ngarep sing njupuk care saka balapan lan sing jupuk care saka aktivitas.

Rahma : Kita bakal mbagi sumbangan berupa duwit utawa barang? Yen barang-barang kui saya aku sukarela ing sesi pameran.

Diki : ya, kita kudu ngedistribusikan barang-barang keperluan sapertos beras, lenga, gula. Aku nggabung karo Rahma.

Riko : Kanggo konsumsi umum, aku saranke nggawe beras kuning lan es woh dadi luwih bervariasi lan panganan sing menarik amarga warna-warni.

Aji : Inggih, Rik mbagi konsumsi kaliyan Jessi.

Jessi : Aku setuju, aku bakal mulai nggoleki barang-barang konsumsi sesuk.

Zahra : Oke, kanca-kanca liyane sing ora duwe tugas gabung karo aku kangg nyedhiyakake peralatan lan dekorasi acara panggung.

Rafka : Oke, kabeh kanca kita bengi iki, kita terus esok sore.

Ok dengan melihat beberapa contoh naskah drama dan cara membuat naskah drama beserta contoh naskah drama yang baik dan benar diatas sekarang kami harapkan sahabat sudah bisa membuat naskah sendiri kemudian menyusun penokhan sampai dengan akhir sebuah cerita.

/* */