Contoh Narrative Text bahasa Inggris

Contoh Narrative Text – Narrative text adalah sebuah teks yang tergolong mudah. Inti dari narrative text adalah menceritakan sesuatu dengan tujuan menghibur. Pada dasarnya , semua bentuk cerita adalah narrative text. Cerita dalam narrative text bisa berupa cerita hewan atau fable, manusia, kisah, hikayat, puisi, dan kisah humor. Umumnya cerita dalam narrative text adalah cerita fiksi dan biasanya bukan merupakan kisah nyata.

Contoh Narrative Text

Contoh Narrative Text
Contoh Narrative Text

Susunan narrative text adalah sebagai berikut;

  • Orientation,
    Pertama-tama penulis menceritakan siapa tokoh yang akan melakoni karangan, kemudian siapa dan dimana tokoh tersebut menjalani aktivitasnya. Dengan kata lain, orientasi adalah pengenalan.
  • Complication,
    Teks dilanjutkan dengan pengembangan permasalahan hingga ada puncak masalah yang menjadi inti cerita.
  • Resolution.
    Setelah itu mulai ada penyelesaian dan cerita berakhir bahagia atau menyedihkan. Sangat mudah bukan?

Bila Anda pernah membuat cerpen atau novel berarti sejatinya telah bisa membuat karangan naratif.

Being Born in A Wealthy Family: The Lucky One?

I was so lucky for being born in a wealthy family. My parents were rich, and I was their only son so they treated me like a prince. They would do anything for me. They never let me down. I was so happy for having parents like them. They even put me into the best school in my early age. The school was the most popular school in my town. They had the best facilities that no other school had. Not all families could put their children into this school. Only the have ones could.

I was glad that I had an oppurtunity to go to this school. When I first stepped into my class, I imagined that I could make friends with as many friends as possible. I really wanted to have friends that I could hang out with. However, that was just a dream. A dream that was so far from the reality. All of friends I had met here were never friendly to me. They always ignored me. They never greeted me. Even, some of them showed their detestation to me.

It had been months since I went to this school. Things didn’t seem to change. I had not even made any friends here. I asked myself, what was wrong with me? While I couldn’t make any friends at home, why did I have to go through the same thing at school? In my neighborhood, children of the same age with me seemed to be reluctant to make friends me. Maybe for them, I was an untouchable kid. My family was too rich for them making them difficult to get along with me. Sometimes I laugh at myself thinking about this. Those children from my neighborhood had a thought of me being the richest kid, while in the contrary, my school friends didn’t want to make friends with me as I was the poorest kid. For my school friends, my family was too poor.

What am I supposed to do?  I couldn’t feel being lucky anymore. Maybe all I need to do is to ignore my friends and study well. That what I will do from now on.

Terjemahan :

Terlahir dalam Keluarga Kaya: Yang Beruntung?

 

Saya sangat beruntung karena lahir di keluarga kaya. Orang tua saya kaya, dan saya adalah putra satu-satunya sehingga mereka memperlakukan saya seperti seorang pangeran. Mereka akan melakukan apapun untuk saya. Mereka tidak pernah mengecewakan saya. Saya sangat senang memiliki orang tua seperti mereka. Mereka bahkan memasukkan saya ke sekolah terbaik di usia dini. Sekolah itu adalah sekolah paling populer di kotaku. Sekolah ini memiliki fasilitas terbaik yang tidak dimiliki sekolah lain. Tidak semua keluarga bisa menyekolahkan anaknya di sekolah ini. Hanya yang kaya yang bisa.

 

Saya senang mendapat kesempatan untuk pergi ke sekolah ini. Ketika saya pertama kali masuk ke kelas, saya membayangkan bahwa saya bisa berteman dengan sebanyak mungkin teman. Saya sangat ingin memiliki teman yang banyak . Namun, itu hanya mimpi. Sebuah mimpi yang sangat jauh dari kenyataan. Semua teman yang saya temui di sini tidak ramah kepada saya. Mereka selalu mengabaikan saya. Mereka tidak pernah menyapa saya. Bahkan, beberapa dari mereka menunjukkan kebencian mereka kepada saya.

 

Sudah berbulan-bulan sejak saya pergi ke sekolah ini. Hal-hal sepertinya tidak berubah. Saya bahkan belum punya teman di sini. Saya bertanya pada diri sendiri, apa yang salah dengan saya? Meskipun saya tidak bisa mendapatkan teman di rumah, mengapa saya harus melalui hal yang sama di sekolah? Di lingkungan saya, anak-anak yang sebaya dengan saya sepertinya enggan berteman dengan saya. Mungkin bagi mereka, saya adalah anak yang tidak tersentuh. Keluarga saya terlalu kaya untuk mereka sehingga mereka sulit bergaul dengan saya. Terkadang saya menertawakan diri sendiri memikirkan hal ini. Anak-anak dari lingkungan saya itu mengira saya adalah anak terkaya, padahal sebaliknya, teman-teman sekolah saya tidak mau berteman dengan saya karena saya adalah anak yang paling miskin. Bagi teman-teman sekolah saya, keluarga saya terlalu miskin.

 

Apa yang harus aku lakukan? Saya tidak merasa beruntung lagi. Mungkin yang perlu saya lakukan hanyalah mengabaikan teman-teman saya dan belajar dengan baik. Itulah yang akan saya lakukan mulai sekarang.

Demikian ulasan mengenai narrative text, semoga berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *